Tips Membangun “Sense of Belongings” Secara Jarak Jauh

Article

Ketika menjalankan suatu projek manajemen atau saat ingin menghasilkan inovasi dalam satu tim, tentu kita perlu melakukannya dengan bersungguh-sungguh. Namun, saat ini kita telah dihadapi situasi yang serba terbatas atau social distancing, sehingga semua dikerjakan secara jarak jauh (remote). Oleh karena itu, sangat penting untuk terus membangun budaya kepemilikan (sense of belongings). Berikut adalah tips-tips membangun “Sense of Belongings” secara jarak jauh:

Kelola pekerjaan secara adil
Setiap orang saat ini menyesuaikan diri dengan pola kerja baru. Manajer atau pimpinan tim memiliki peran dalam menjaga tim untuk berada dalam kondisi terbaik, secara kesehatan maupun produktivitas kerja. Pimpinan dapat melihat bagaimana kinerja tim dengan cara melakukan percakapan secara rutin dengan anggota tim tentang bagaimana mereka membagi perhatian dan menetapkan proyek mana yang harus diprioritaskan.

Beri kesempatan berbicara
Rapat jarak jauh dapat membuat tim tetap terhubung di tengah pandemi. Tetapi bagi beberapa orang, melakukan percakapan secara virtual tidaklah mudah. Buat semua anggota tim merasa nyaman, percaya diri, dan didengarkan selama rapat. Komunikasikan segala hal dengan jelas, hindari komunikasi yang ambigu, tetapkan agenda dan peran masing-masing anggota tim  dan berikan kesempatan kepada setiap orang untuk memberikan pendapat.

Pastikan rapat dan presentasi dapat diakses secara mudah
Aksesibilitas adalah kunci dari inklusi. Berikut adalah beberapa tips untuk memberikan aksesibilitas kepada anggota tim, yaitu menambahkan teks closed captions (CC) dapat membantu rekan yang memiliki kesulit dalam mendengar, tidak fasih dalam bahasa yang digunakan, atau tidak dapat menggunakan audio secara memadai. Berikan opsi dial-in telepon untuk mereka yang tidak memiliki akses internet yang kuat. Peserta juga dapat mematikan kamera mereka untuk meningkatkan koneksi atau menyesuaikan kualitas video. Untuk presentasi, menggunakan ukuran font besar dan kontras tinggi yang dapat membantu orang dengan mudah melihat gambar dan membaca teks.

Tips-tips ini merupakan awal yang bermanfaat untuk memberdayakan orang untuk tetap bergabung dan berkontribusi dalam setiap pekerjaan. Berfokus pada inklusi dalam tim membantu membangun rasa memiliki atau sense of belongings. Pastikan semua anggota tim dapat bekerja dan berkomunikasi secara baik di manapun mereka berada dan cara mereka bekerja.

Source. Think with Google

Article
Agile Fundamental for DBS Kampus Merdeka

In line with the Ministry of Education and Culture Program – Kampus Merdeka, DBS, and Innovesia collaborated to organize a workshop specifically designed for DBS interns. In this workshop, Agile concepts and practices are introduced to those who take part in the internship program as part of the Merdeka Campus …

Article
Business Acumen Essential with Nusantara Regas

Business landscape is changing faster than ever, be it from the demand from the market as well as the rising numbers of new competitors. Hence, it is crucial to always improve strategies for employees. Over the course of two month, Nusantara Regas equipped their team members with mindset-changing workshops with …

Article
7 Must-Have Mindsets for Innovator: Design Thinking Mindsets

In an uncertain situation like today, we need to adapt to the situation. In adapting, continuous innovation is needed. Design thinking is well known as a magic process for innovation. This method is arguably the most attractive way to describe a model for innovation based on human-centered observation and prototyping. …