Tips Merencanakan Negosiasi Secara Virtual

Article

Selama beberapa bulan terakhir, hampir semua negosiasi telah terjadi secara virtual. Bahkan sebelum Covid-19,  jumlah pembuat kesepakatan atau keputusan melalui media digital telah terjadi peningkatan. Teknologi video, telekonferensi berbiaya rendah, dan email semuanya telah menjadi cara yang efisien bagi tim untuk bersiap bersama dan bernegosiasi dengan mitra. Untuk memaksimalkannya, berikut adalah tips merencanakan / memimpin negosiasi secara virtual:

  1. Tetapkan peran yang jelas kepada tim Anda. Sepeti siapa yang akan membuka rapat, menjelaskan proposal, menjawab pertanyaan, mencatat ringkasan, dan perlu diketahui bagaimana caranya untuk tetap dapat berkomunikasi satu sama lain saat bernegosiasi secara virtual.
  2. Buat spesifik, berlatih dengan metode offline untuk berkomunikasi.  Anda dapat menggunakan alat komunikasi atau program yang berbeda untuk berkomunikasi dengan tim Anda. Jika Anda menggunakan komputer untuk Zoom, gunakan ponsel Anda dan aplikasi terpisah untuk berkomunikasi atau mengirim pesan teks dengan rekan satu tim.
  3. Berkomunikasilah secara singkat. Ketika berkomunikasi dengan rekan tim selama negosiasi, buat secara singkat agar dapat mempertahankan kualitas negosiasi yang baik dan maksimal.
  4. Nyalakan video Anda, layar yang semakin besar akan lebih mendukung negosiasi Anda. Charles Naquin dan koleganya menemukan bahwa negosiator yang berkomunikasi melalui video berkinerja lebih baik daripada negosiator yang menggunakan email atau SMS. Dan mereka yang menggunakan layar komputer besar berperforma lebih baik daripada mereka yang menggunakan layar komputer kecil. Semakin mudah melihat rekan-rekan Anda, semakin sedikit usaha otak Anda akan sia-sia.
  5. Singkat dan rapi. Video dan telekonferensi yang singkat dan terstruktur dapat membantu kedua belah pihak tetap terlibat secara maksimal.

Walaupun tidak dapat menggantikan peran negosiasi secara tatap muka. Tetapi dengan keadaan yang penuh tekanan untuk menerapkan social distancing, tentu alat komunikasi digital berguna untuk membuat negosiasi lebih efisien.

Sumber: Harvard Business Review

Article
Agile Fundamental for DBS Kampus Merdeka

In line with the Ministry of Education and Culture Program – Kampus Merdeka, DBS, and Innovesia collaborated to organize a workshop specifically designed for DBS interns. In this workshop, Agile concepts and practices are introduced to those who take part in the internship program as part of the Merdeka Campus …

Article
Business Acumen Essential with Nusantara Regas

Business landscape is changing faster than ever, be it from the demand from the market as well as the rising numbers of new competitors. Hence, it is crucial to always improve strategies for employees. Over the course of two month, Nusantara Regas equipped their team members with mindset-changing workshops with …

Article
7 Must-Have Mindsets for Innovator: Design Thinking Mindsets

In an uncertain situation like today, we need to adapt to the situation. In adapting, continuous innovation is needed. Design thinking is well known as a magic process for innovation. This method is arguably the most attractive way to describe a model for innovation based on human-centered observation and prototyping. …